LAMPIRAN III: MANTRA, TENUNG MALING & BARANG HILANG

(Ekstraksi Halaman 207-211)


🔮 BAB 8: AJI-AJI & MANTRA PERLINDUNGAN

Kumpulan mantra untuk menolak kejahatan dan pagar diri

1️⃣ Aji Bégananda (Ilmu Sirep Maling) - No. 280

Ilmu ini biasanya digunakan oleh pencuri (durjana) untuk menidurkan calon korban agar terlelap (sirep).

Mantra:

"Hong ingsun amatak ajiku sirep Begananda kang ana Indrajit, kumelun nglimuti ing mega malang... blek sek turu kepati saking kersanë Allah."

Cara Penggunaan:

  • Berdiri di depan rumah calon korban
  • Setelah mantra dibaca, menengadah ke langit sambil memanggil "Wimanasara"

Syarat Laku:

  • Puasa Mutih: 21 atau 40 hari
  • Pati Geni: 3 hari 3 malam atau 7 hari 7 malam
  • Dimulai hari: Rabu Pon

2️⃣ Aji Dipa (Penolak Sirep) - No. 281

Merupakan ilmu penawar/anti-maling. Jika dibacakan, Aji Bégananda tidak akan mempan.

Mantra:

"Hong, ingsun amatak ajiku si Aji Dipa kang ana Bibisana, murub ing raina wengi tan kenaning sirep... sapa kang nedya ala maringsun, lebura banjur pakarange saomah anak rabine..."

Cara Penggunaan:

  • Dibaca setiap malam di halaman rumah
  • Posisi: Menghadap pintu (membelakangi pintu)

Fungsi Tambahan:

  • Agar disegani orang
  • Terhindar dari marabahaya

Syarat Laku:

  • Puasa Mutih: 21 atau 40 hari
  • Pati Geni: 3 atau 7 hari
  • Dimulai hari: Jumat Pahing

3️⃣ Panulak Durjana (Mantra Tidur) - No. 282

Dibaca saat hendak tidur agar terlindungi dari kejahatan.

Mantra:

"Niyatingsun arep turu kasurku sagara, kemulku méga, bantalku baya putih, ngisorku macan putih, kiwa tengenku malaékat satus patangpuluh..."

Syarat Laku:

  • Puasa Mutih: 14 hari
  • Pati Geni: Sehari semalam
  • Dimulai hari: Selasa Kliwon

4️⃣ Nyirepi Durjana (Melumpuhkan Maling) - No. 283

Mantra untuk membuat orang jahat yang berniat buruk menjadi tertidur/lumpuh.

Mantra:

"Ajiku raja pulasia... rep sirep wong sabuwono kabeh."

Syarat Laku:

  • Puasa Mutih: 7 hari
  • Pati Geni: Sehari semalam
  • Dimulai hari: Kamis Wage

5️⃣ Sokibulkahfi (Tolak Maling & Api) - No. 284

Doa untuk menolak maling dan hama api (kebakaran).

Mantra:

"Yamalika maksalina, matalina marnusu matadanusu kasatoyusu kotmirkila kamrarayan."

Cara Penggunaan:

  • Dibaca sambil mengelilingi rumah
  • Dibaca di tengah pintu depan

🧮 BAB 9: PETUNGAN WONG LUNGA & BARANG ILANG

Rumus menghitung nasib orang pergi, minggat, atau barang hilang berdasarkan Neptu (Hari + Pasaran)

📐 Cara Menghitung

Rumus Dasar:

  1. Hitung Neptu Hari + Neptu Pasaran saat kejadian
  2. Bagi dengan angka pembagi (3 atau 4, tergantung kasus)
  3. Lihat SISA pembagiannya untuk interpretasi

Tabel Neptu:

  • Hari: Ahad (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9)
  • Pasaran: Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4), Kliwon (8)

1. Nasib Orang Bepergian (Lunga Mulih) - No. 285

Pembagi: 3

Sisa Arti (Jawa) Artinya
1 Kena Sangkala Mendapat halangan/musibah
2 Énggal mulih Segera pulang
3 Ora mulih / Suwe Tidak pulang atau lama sekali

2. Arah Orang Minggat (Parané Wong Minggat) - No. 286

Pembagi: 4

Sisa Arah Lari
1 Mangetan (Timur)
2 Manggulon (Barat)
3 Mangalor (Utara)
4 Mangidul (Selatan)

3. Orang Minggat Ketemu/Tidak - No. 287

Pembagi: 3

Sisa Hasil
1 Tidak ketemu
2 Ketemu
3 Lepas parane (Sudah jauh perginya)

4. Barang Hilang Ketemu/Tidak - No. 288

Pembagi: 3

Sisa Hasil
1 Barang ora ketemu (Tidak ketemu)
2 Bisa ketemu
3 Ora ketemu, malinge lara (Tidak ketemu, tapi pencurinya sakit)

5. Siapa Pencurinya? - No. 289

Pembagi: 3

Sisa Pelaku
1 Kancane (Teman sendiri)
2 Wong nunggal omah (Orang serumah)
3 Wong adoh (Orang jauh)

6. Jenis Kelamin Pencuri - No. 290

Pembagi: 3

Sisa Jenis Kelamin
1 Laki-laki
2 Perempuan
3 Samar (Bisa laki-laki atau perempuan)

7. Ciri Fisik Pencuri - No. 291

Pembagi: 3

Sisa Warna Kulit
1 Ireng (Hitam)
2 Mbambang awak (Merah kecoklatan)
3 Semu putih / Kuning

8. Status Hilangnya Barang - No. 292

Pembagi: 4

Sisa Istilah Arti Sebenarnya
1 Tiba Wit Tidak hilang, hanya lupa menaruh/ulah sendiri
2 Tiba Epang Yang mengambil sanak saudara sendiri
3 Tiba Godhong Yang mengambil kenalan istri/suami (tetangga)
4 Tiba Kleyang Yang mengambil orang lain (asing)

🕵️ BAB 10: CIRI PENCURI BERDASARKAN HARI (Sunan Benang)

Metode Sunan Benang: Mendeteksi ciri pencuri, lokasi barang, dan syarat selamatan berdasarkan Hari kejadian - No. 293

Tabel Lengkap Berdasarkan Hari

Hari Ciri Fisik & Petunjuk Lokasi Barang Syarat Selamatan & Tawasul
AHAD (Minggu) • Kenalan sendiri<br>• Kulit mbambang awak (merah kecoklatan)<br>• Suka bawa barang-barang<br>• Rumahnya di sebelah Utara korban Dibawa ke Selatan Sesaji: Nasi punar (kuning), ayam lembaran<br>Tawasul: Nabi Ngisa (Isa AS)<br>Doa: Slamet
SENIN • Orang serumah<br>• Telinga caplang<br>• Rambut lemas<br>• Tingkah laku halus - Sesaji: Nasi gurih (wuduk), ikan sungai (loh)<br>Tawasul: Nabi Dawud AS<br>Doa: Kubur
SELASA • Wajah manis<br>• Kulit mbambang awak<br>• Hidung pesek<br>• Rambut kaku (akas) Di pekarangan, dekat gunung, atau alas (hutan) Sesaji: Ketupat 40 biji, sambel goreng, bubuk kedelai, serundeng kuning, abon<br>Tawasul: Nabi Soleman (Sulaiman AS)<br>Doa: Slamet
RABU • Kulit kuning<br>• Rambut lemas<br>• Tingkah laku halus Di bawah pepohonan, arah Barat Daya (Kidul Kulon) Sesaji: Nasi golong, pecel ayam, sayur menir<br>Tawasul: Nabi Yakub AS<br>Doa: Kabul
KAMIS • Saudara sendiri<br>• Kulit kuning<br>• Tinggi sedang<br>• Bibir juweh (suka ngomong/cerewet)<br>• Tangan nglading (rajin)<br>• Tingkah laku luwes - Sesaji: Bubur abang (merah), bubur putih, bubur ireng (hitam)<br>Tawasul: Nabi Ibrahim AS<br>Doa: Kubur
JUMAT • Rumahnya di Timur Laut (Lor Wetan)<br>• Badan tegap (respati)<br>• Rambut tebal/keriting (ketel)<br>• Jari pendek<br>• Tingkah kaku<br>• Suka keluyuran Di longan (kolong), dekat sumur, atau sumur mati Sesaji: Nasi & daging kerbau/sapi/kambing (pilih salah satu) dimasak bebas<br>Tawasul: Nabi Muhammad SAW<br>Doa: Rasul
SABTU • Orang serumah/sepekarangan<br>• Badan tegap<br>• Rambut hitam<br>• Jari sedang Di rumah yang posisinya di sebelah Utara Sesaji: Nasi golong, sayur menir, pecel ayam jago<br>Tawasul: Nabi Saleh AS<br>Doa: Kabul

📅 BAB 11: CIRI PENCURI BERDASARKAN PASARAN (Sunan Giri)

Metode Sunan Giri: Mendeteksi ciri pencuri dan arah asalnya berdasarkan Pasaran (Pancawara) - No. 294

Tabel Lengkap Berdasarkan Pasaran

Pasaran Ciri Fisik Arah Asal Rumah Syarat Selamatan & Tawasul
LEGI Kulit Putih Timur (Wetan) Sesaji: Tumpeng (Buceng), ayam putih mulus<br>Tawasul: Sunan Ngampel<br>Doa: Rasul
PAHING Kulit Putih kemerahan (Abang) Selatan (Kidul) Sesaji: Nasi golong, pecel ayam, sayur menir<br>Tawasul: Sunan Kalijaga<br>Doa: Kunut
PON Kulit Kuning Barat (Kulon) Sesaji: Nasi, lauk ayam jago merah (Jago abang)<br>Tawasul: Sunan Kudus<br>Doa: Slamet
WAGE Kulit Hitam Utara (Lor) Sesaji: Nasi gurih (wuduk), ayam hitam<br>Tawasul: Sunan Giri<br>Doa: Kabul
KLIWON Kulit mbambang awak (kecoklatan) atau bawuk Tengah Desa/Kampung Sesaji: Nasi punar (kuning), ayam jago blorok merah (Blorok abang)<br>Tawasul: (Tidak disebutkan spesifik)

📊 CARA PENGGUNAAN PRAKTIS

Contoh Kasus:

Situasi: Barang hilang pada hari Selasa Kliwon

Langkah 1: Hitung Neptu

  • Selasa = 3
  • Kliwon = 8
  • Total = 11

Langkah 2: Deteksi Barang Ketemu/Tidak (Bagi 3)

  • 11 ÷ 3 = 3 sisa 2
  • Hasil: Bisa ketemu

Langkah 3: Siapa Pencurinya? (Bagi 3)

  • 11 ÷ 3 = 3 sisa 2
  • Hasil: Orang serumah

Langkah 4: Ciri Berdasarkan Hari (Selasa)

  • Wajah manis, kulit kecoklatan, hidung pesek, rambut kaku
  • Lokasi: Di pekarangan/dekat gunung/hutan
  • Sesaji: Ketupat 40, sambel goreng, dsb
  • Tawasul: Nabi Sulaiman AS

Langkah 5: Ciri Berdasarkan Pasaran (Kliwon)

  • Kulit kecoklatan
  • Asal: Tengah desa/kampung
  • Sesaji: Nasi kuning, ayam blorok merah

⚠️ CATATAN PENTING

Tentang Mantra & Aji-Aji:

  1. Syarat Laku harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan niat baik
  2. Puasa Mutih: Hanya makan nasi putih, air putih, tanpa garam/lauk
  3. Pati Geni: Tidak keluar rumah, tidak menyalakan api, tidak berhubungan suami-istri
  4. Mantra-mantra ini tidak boleh digunakan untuk kejahatan

Tentang Tenung & Perhitungan:

  1. Perhitungan ini adalah petunjuk, bukan kebenaran mutlak
  2. Hasil perhitungan sebaiknya dikombinasikan dengan investigasi logis
  3. Sesaji/selamatan adalah bentuk tawasul dan sedekah, bukan untuk makhluk halus
  4. Tawasul kepada Nabi/Wali adalah untuk memohon berkah perantara mereka kepada Allah SWT

Etika Penggunaan:

  • Jangan menggunakan ilmu ini untuk menyakiti orang lain
  • Gunakan untuk perlindungan dan kebaikan
  • Tetap berserah diri kepada Allah SWT
  • Jika menemukan pencuri, selesaikan dengan cara yang adil dan bijaksana

📚 PENUTUP

Dokumen ini merupakan ekstraksi murni dari Primbon Betaljemur Adammakna halaman 207-211, tanpa tambahan interpretasi modern.

Ilmu primbon adalah warisan budaya Jawa yang mengandung kearifan lokal. Penggunaannya harus dengan niat baik, disertai usaha nyata, dan tetap dalam koridor iman kepada Allah SWT.

Disclaimer: Primbon adalah tradisi dan kepercayaan turun-temurun. Kebijaksanaan dalam menggunakannya sangat diperlukan. Jangan sampai terjebak dalam takhayul atau kesyirikan.


Diekstraksi dan disusun ulang dengan tetap mempertahankan keaslian isi kitab