BETALJEMUR ADAMMAKNA Halaman 187-190
LAMPIRAN IV: GEMAK & JAGO ADON
(Ekstraksi Halaman 187-190)
🐦 BAB 11: KATURANGGANING MANUK GEMAK (PUYUH)
✅ A. Ciri Gemak yang Baik (Katuranggan)
Gemak dengan 16 ciri berikut ini dinilai baik dan kuat untuk aduan:
- Endhas gedhe - Kepala besar
- Cengel lemes - Tengkuk lemas/lentur
- Mata bunder rata - Mata bundar dan rata
- Cucuk papak - Paruh rata/datar
- Pupu mukang gangsir - Paha seperti kaki jangkrik gangsir
- Gares gepeng garing - Tulang betis gepeng dan kering
- Singgat dawa - Singgat (bulu sebal) panjang
- Alang lembut - Bulu dada lembut
- Lento landhung - Tembolok panjang/turun
- Kalung tepung - Kalung (bulu leher) menyambung
- Wulu endhas madhet - Bulu kepala padat
- Sinom ngadeg - Rambut halus berdiri
- Simbong lan siwar kandel - Pinggir paruh dan siwar tebal
- Buntut ngawet - Ekor menjepit
- Lar ciut - Sayap ciut/ramping
- Kulit pethak - Kulit putih
Catatan Penting: Jika memenuhi 16 ciri di atas, Gemak tersebut baik, suaranya merdu (melung), berani taruhan besar, dan sering menang (menangan). Asal terbaik biasanya dari tanah Banyumas.
Disclaimer: Gemak yang tidak memenuhi ciri di atas (gemak buruk) tidak dibahas dalam kitab karena tidak membawa sial kepada pemilik, hanya lemah dalam pertandingan suara/adu.
🗺️ B. Tangguh Gemak (Berdasarkan Warna Bulu)
Jika Gemak memiliki 16 ciri fisik di atas DAN salah satu warna berikut, maka disebut Gemak Adon (juara):
| No | Warna Bulu (Ules) | Nama Tangguh |
|---|---|---|
| 1 | Abang (Merah) | Jasita |
| 2 | Pethak (Putih) | Rengganis |
| 3 | Ireng (Hitam) | Palèt |
| 4 | Wungu (Ungu) | Kuraisin |
| 5 | Ngembang Bayem | Ambaya |
| 6 | Lurik semu klawu | Rayung |
| 7 | Wido ijo klawu | Jemethi |
| 8 | Wido kuning | Jumena |
| 9 | Warna lainnya | Mejana |
💊 C. Jamu Kekuatan Gemak
1. Supaya Paruh Keras & Ulet:
- Bahan: Bawang, brambang (bawang merah), lombok jemprit (cabai rawit) - ditumbuk
- Campurkan dengan dhedhes (kesturi)
- Lolohkan ke burung
2. Olesan Paruh (Ampuh saat diadu):
- Air jeruk pecel + darah ketinggi (kepinding/serangga tinggi)
- Oleskan pada paruh sebelum bertarung
3. Supaya Otot Kuat:
- Bahan: Majakan, cabe, lempuyang, pala ganti, mesogi, beras merah, bawang, laos, mrica (merica), sarang burung, daun sirih kering (kleyang), daun landep, besulah
- Cara: Tumbuk secukupnya, campur dengan candu, madu, dan kuning telur ayam
- Lolohkan ke burung
🐓 BAB 12: KATURANGGANING JAGO ADON (AYAM PETARUNG)
🎨 A. Watak Berdasarkan Warna & Ciri Fisik
1. Wiring Galih
- Ciri: Jengger telon (belah 3) seperti bunga kelapa/jambu, mata kuning, kaki hitam, jalu bulungan, ekor lebat, sisik melik (mengkilap)
- Watak: Baik, sering menang, pemilik sering beruntung
2. Wiring Kuning
- Ciri: Jengger telon, mata kuning, kaki lontheng (bercak), jalu hitam, ekor lebat
- Watak: Baik dan sering menang, TETAPI membuat susah pemiliknya
3. Wiring Kuning (Buntut Putih)
- Ciri: Kepala kecil, mata merah, kaki kuning, ekor mubal (ada putihnya)
- Watak: Buruk, licik, dan menyusahkan pemilik
4. Wido Cepaka
- Ciri: Jengger telon, kaki & jalu kuning, ekor lebat, sisik mulus, supit (tulang dubur) pendek
- Watak: Sangat baik, sering menang, pemilik beruntung & selamat
5. Lurik Sana
- Ciri: Kepala besar, mata kuning, kaki lontheng, jalu renting, sisik mulus
- Watak: Baik, sering menang, pemilik untung & senang
6. Putih Mulus (Semu Ireng)
- Ciri: Jengger telon, sanggar dima
- Watak: Bagus untuk tumbal, tetapi DILARANG UNTUK ADUAN
- ⚠️ PERINGATAN: Jika dipaksakan diadu akan milalati (membawa petaka) karena makhluk halus takut padanya dan akan mengutuk pemiliknya
7. Blorok
- Ciri: Kepala lebar, mata kuning, kaki & jalu hitam, sisik mulus
- Watak: Baik, sering menang, pemilik beruntung
8. Blorok Abang
- Ciri: Jengger lombok (satu), kepala kecil, mata merah, jalu kuning
- Watak: Buruk, sering kalah, membuat susah pemilik
9. Blorok Madu
- Ciri: Jengger telon, mata kuning, sisik hijau mengkilap (gedah), jalu canthel, ekor lebat
- Watak: Baik, sering menang, pemilik kaya keberuntungan
🦶 B. Watak Berdasarkan Sisik Kaki
| Nama Sisik | Ciri Fisik | Kelebihan Bertarung |
|---|---|---|
| Tunjungkarang | Sisik jari tengah (panunggul) pecah kiri-kanan | Membingungkan musuh |
| Nagamangsa | Sisik kaki melingkar menyatu (ubet dhèmpèt) | Pukulan sangat ampuh dan menyakitkan |
| Nagatumurun | Sisik betis belakang menghadap ke bawah | Membuat musuh rabun (nglamurake) |
| Nagabanda | Sisik kaki seperti kulit salak | Sekali pukul musuh langsung lari |
| Tunggakwinaranan | Sisik jari kelingking pecah tembus (nratas) | Musuh kehilangan nyali (mendhot banyon) |
| Batukarang | Sisik semua jari pecah | Membuat musuh rabun |
| Baturanté | Sisik di bawah jari tengah (panunggul) | Pukulan ampuh |
| Batulapak | Sisik di telapak kaki | Membuat musuh lemas |
| Putrikinurung | Sisik melik terselip di tengah sisik ubed | Musuh kena efek samping/saraf (katèmper) |
| Satriyasinekti | Kaki mulus tanpa sisik melik sama sekali | Yuwana (selamat), selalu mengalahkan musuh |
🌟 C. Katuranggan Wulu & Sisik Ubed (Spesial)
Kombinasi istimewa yang menghasilkan ayam Yuwana Ampuh:
| Nama Katuranggan | Ciri Khusus | Sifat |
|---|---|---|
| Satriyamanekung | Bulu siwil 3 | Yuwana ampuh |
| Bimakurda | Bulu dada besar & kaku | Yuwana ampuh |
| Mas Tinuwuh | Sisik ubed jalu + Wiring Kuning | Yuwana ampuh |
| Mas Sinangling | Sisik ubed jalu + Wido | Yuwana ampuh |
| Bégananda | Sisik ubed jalu + Wido | Yuwana ampuh |
| Basunanda | Sisik ubed jalu + Klawu | Yuwana ampuh |
🏆 BAB 13: JAGO SURA
Jago Sura adalah ayam yang "Menangan" (juara sejati), bermata awas, dan jarang terkena jalu lawan kecuali bertemu dengan sesama Jago Sura.
👑 Ciri-Ciri Jago Sura
Ayam disebut Jago Sura jika memiliki salah satu ciri berikut:
-
Wido Cepaka Sura: Ekor ada putihnya (mubal), jalu canthel, jengger tigan (belah 3)
-
Ules Abang Sura: Sayap kiri-kanan ada selipan bulu putih, paruh beralur (dalir) satu garis
-
Blorok Sura: Kaki hitam, jalu bungkus
-
Lurik Sura: Paruh dan kaki bercak (lontheng), jalu canthel
-
Galih Sura: Mata jalak (putih/kuning pucat), jengger tigan, bulu lebat putih, jalu panjang tumpul (buntu)
-
Telih Kiri: Tembolok (telih) posisinya di sebelah kiri (warna apa saja)
-
Sura Dhukun: Satu bulu ekor (lancur) menjengat ke atas
-
Sura Panganten: Dua bulu ekor menjengat ke atas
-
Sura Tunjungkarang: Jalu bersusun (sungsun)
-
Sura Kopyor: Jika diangkat dan digoyang, terdengar suara air di dalam perutnya
🍚 BAB 14: PERAWATAN & CANDRA TANGGUH
📐 A. Candra Tangguh (Tipe Fisik Ayam)
1. Candiraras
- Ciri: Wajah tipis, kulit halus, mata menonjol (pendhul), muka merah (suluhan) menipis (njahit), jengger panjang, leher panjang (menjalin), badan bulat panjang (gilig), brutu renggang
- Kokok: Panjang dengan irama (salahan)
2. Mowar
- Ciri: Wajah lonjong, mata bundar, manik mata kecil, jengger tebal kenyal, brutu rapat, paha seperti gangsir (besar), bulu mengkilap tapi kesed (kasar), sorot mata sayu (kemba)
- Kokok: Melung (keras/panjang)
3. Siyem
- Ciri: Wajah bundar, mata bundar cekung, kelopak kuncup, hitam mata kebiruan, jengger kecil mepet, brutu besar rapat, paha gepeng kuat, bulu pendek tandas mengkilap
- Kokok: Pendek dengan akhiran gelengan kepala (gedheg)
🍽️ B. Makanan & Minuman (Pakan)
MAKANAN:
-
Nasi Beras Merah
- Nasi merah yang pera (tidak lembek)
- Dicampur dedak halus
- Ditumbuk dan diuleni sampai padat
- Digelintir seukuran kelereng
- Suapkan secukupnya
-
Gabah (Padi)
- Diberikan setelah makan nasi merah
- Takaran: Segenggam gabah per makan
Persiapan Gabah:
- Gabah harus disosoh dan ditapi bersih
- Rendam dengan air panas sampai tenggelam
- Setelah dingin, buang yang gabug (kosong)
- Jemur yang berisi sampai kering
- Inilah yang diberikan setiap makan
MINUMAN:
⚠️ LARANGAN PENTING:
- DILARANG menyediakan tempat minum di dalam kurungan
- Jika kebanyakan minum, ayam tidak kuat saat diadu
- Akibat: Kerja kendur, napas pendek, otot lemas
✅ Aturan Minum yang Benar:
- Minum hanya diberikan saat diumbar (dilepas di luar kurungan)
- Gunakan air bersih
⏰ C. Jadwal Makan & Perawatan
Jadwal harus AJEG (rutin) setiap hari:
Contoh Jadwal:
- Makan I: Jam 11 siang
- Setelah makan → dimandikan → diumbar
- Makan II: Jam 5 sore
- Setelah makan → dilap/diseka (kauwed) dengan air teh
- Kembali ke kurungan
Catatan: Istilah "kauwed" berarti dilap/diseka badan ayam dengan air teh, BUKAN diminum. Ini untuk menjaga kebersihan dan kesegaran bulu.
📚 CATATAN PENUTUP
Dokumen ini merupakan ekstraksi murni dari Primbon Betaljemur Adammakna halaman 187-190, tanpa tambahan interpretasi modern. Semua istilah dan katuranggan (ilmu firasat) di atas adalah pengetahuan tradisional Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.
Disclaimer: Primbon adalah warisan budaya yang bernilai sejarah. Penggunaannya sebaiknya didampingi dengan pengetahuan veteriner modern untuk kesejahteraan hewan.
Diekstraksi dan disusun ulang dengan tetap mempertahankan keaslian isi kitab