LAMPIRAN IV: FIRASAT ALAM & TAMU

(Ekstraksi dari Halaman 172-174)


🚶 NO. 243: WONG LUMAKU (ORANG BERJALAN)

Tolak bala hujan saat dalam perjalanan

Jika sedang berjalan di jalan lalu terhadang mendung (akan hujan), tolaklah dengan cara berikut:

  1. Ambillah kerikil.
  2. Ucapkan mantra: "Aja pati-pati tiba udane, yèn durung tiba krikilé kang dak cekel iki." (Janganlah turun hujan, sebelum jatuhnya kerikil yang kupegang ini).
  3. Insya Allah tidak kehujanan.
  4. Jatuhkan kerikil tersebut ketika sudah sampai tujuan atau sampai rumah.

🌈 NO. 244: NGALAMATE TÉJA

Firasat munculnya Teja (Cahaya/Pelangi) [Teks asli tertulis No. 224]

  1. Notog ing Desa (Menabrak Desa): Desa tersebut akan suwung (kosong/sepi ditinggal penghuni).
  2. Notog ing Masjid (Menabrak Masjid): Akan banyak kematian (papati).
  3. Teja Batang (Melintang lurus di atas): Akan ada Ratu atau pembesar yang wafat (seda).

☁️ NO. 245: MENDHUNG UTAWA PEDHUT

Firasat cuaca berdasarkan awan dan kabut

  1. Pagi ada kabut: Pertanda musim terang (panas banget).
  2. Mendung tipis mudah tertiup angin: Tanda tidak jadi hujan.
  3. Mendung bagian bawahnya merah muda: Akan hujan angin.
  4. Banyak mendung warna biru/biru muda: Akan hujan lama (awet).
  5. Pagi ada mendung terlihat merah: Akan hujan.
  6. Mendung warna putih susu: Akan ada angin dan hujan berganti-ganti.
  7. Siang panas, matahari tertutup mendung seperti hawa: Akan hujan lebat di sore hari.
  8. Hawa sangat panas, matahari tertutup mendung warna abu/hitam dan ada sedikit putih seperti gunung: Akan hujan lebat dan guntur.
  9. Panas, ada mendung berjalan ke kiri-kanan: Akan ada petir menyambar (gelap jumedhèr).
  10. Siang ada mendung merah: Akan ada angin besar.
  11. Pagi ada mendung ujungnya merah: Akan hujan dan angin besar di sore hari.
  12. Matahari terbenam ada mendung merah: Besoknya terang dan panas sekali.
  13. Mendung di arah Barat Laut atau Barat Daya: Akan terang, tidak ada hujan.

🕯️ NO. 246: NGALAMATE NYUMET DIYAN

Firasat menyalakan lampu minyak/lilin

Waktu Menyalakan Firasat / Akibat
Jam 5 - 6 Sore Menemui masalah (prakara) dan dijauhi saudara.
Jam 6 - 8 Malam Menemui masalah difitnah orang.
Jam 9 - 10 Malam Badan akan sakit.

Saran: Baiknya menyalakan lampu setelah lewat jam 6 sore, tepatnya sekitar jam 6.50.


🔥 NO. 247: NGALAMATE KEMBANG DIYAN

Firasat berdasarkan bentuk api/bunga lampu

Jam Awan (Siang) Bengi (Malam)
7 - 8 Cilik-cilik 2: Bakal kedatangan saudara. Sulak Ijo (Kehijauan): Arep kelangan (Akan kehilangan).
9 - 10 Gedhé-gedhé 2: Arep kelangan (Akan kehilangan). Sulak Ireng (Kehitaman): Arep kelangan.
11 - 12 Kembang akèh rupa abang: Bakal mundak rajakaya (Hewan ternak bertambah). Gedhé rupa abang: Bakal oleh kabegjan (Dapat keberuntungan).
12 - 3 Gedhé cilik: Arep tampa rijeki (Terima rezeki). Cilik pucuké: Arep kasusahan (Akan susah).
3 - 4 Bunder rupa abang: Arep wuwuh kasenengané (Bertambah kesenangan). Pucuké ireng 2: Bakal ana prakara (Ada masalah).
5 - 6 Pucuk ora abang: Arep oleh kabegjan. Bunder ireng 2, 3, atau 4: Arep udan gedhé (Hujan lebat).

🏠 NO. 248: NGALAMATE KATEKAN DHAYOH (HARI)

Firasat kedatangan tamu berdasarkan Hari & Arah Datang

1. Akad (Minggu)

  • Timur: Tetulung becik (Menolong baik).
  • Selatan: Nemu sandhungan kurang prayoga (Menemui rintangan kurang baik).
  • Barat: Nedya sulaya (Berniat bertengkar/selisih).
  • Utara: Awèh rijeki (Memberi rezeki).

2. Senèn

  • Timur: Tetulung becik.
  • Selatan: Awèh rembug kapenak (Memberi nasihat enak).
  • Barat: Nedya sulaya.
  • Utara: Bakal papadon (Akan cekcok).

3. Selasa

  • Timur: Tetulung becik.
  • Selatan: Awèh rijeki.
  • Barat: Nedya sulaya.
  • Utara: Bakal papadon.

4. Rebo

  • Timur: Tetulung becik.
  • Selatan: Nedya sulaya.
  • Barat: Bakal papadon.
  • Utara: Awèh rembug kapenak.

5. Kemis

  • Timur: Tetulung becik.
  • Selatan: Awèh rembug kapenak.
  • Barat: Nedya sulaya.
  • Utara: Nedya papadon.

6. Jumuah

  • Timur: Nedya sulaya.
  • Selatan: Nedya papadon.
  • Barat: Awèh rembug kapenak.
  • Utara: Tetulung becik.

7. Saptu

  • Timur: Nedya sulaya.
  • Selatan: Nedya sulaya.
  • Barat: Awèh rembug kapenak.
  • Utara: Tetulung becik.

🔢 NO. 249: NGALAMATE KATEKAN DHAYOH (NEPTU)

Firasat tamu berdasarkan Jumlah Neptu (Hari + Pasaran) & Jam Kedatangan

A. Neptu: 7, 11, 15

(Selasa Wage, Senin Pon, Jumat Pahing, Rabu Kliwon, Kamis Pon, dll)

Jam Kedatangan Waktu Firasat (Ngalamate)
6 - 9 Ésuk Njaluk rembug becik (Minta nasihat baik).
9 - 12 Lingsir Wétan Ngajak padu (Mengajak bertengkar).
12 - 3 Bedhug Kelangan (Kehilangan).
3 - 6 Lingsir Kulon Kepatèn / Nyinyilih (Kematian/Pinjam-meminjam).

B. Neptu: 8, 12, 16

(Senin Wage, Selasa Legi, Minggu Kliwon, Kamis Wage, Rabu Legi, Kamis Pahing, Sabtu Pon, dll)

Jam Kedatangan Waktu Firasat (Ngalamate)
6 - 9 Ésuk Rembug becik (Bicara baik).
9 - 12 Lingsir Wétan Ana ujar wadi (Ada pembicaraan rahasia).
12 - 1 Bedhug Awèh pangan (Memberi makan).
1 - 2 Lingsir Ngapusi (Berbohong/Menipu).

C. Neptu: 9, 13, 17

(Minggu Wage, Senin Legi, Minggu Pahing, Kamis Legi, Senin Pahing, Sabtu Kliwon, dll)

Jam Kedatangan Waktu Firasat (Ngalamate)
6 - 9 Ésuk Nedya becik (Berniat baik).
9 - 12 Lingsir Wétan Njaluk rembug becik.
12 - 3 Bedhug Awèh pangan.
3 - 6 Lingsir Kulon Tetulung (Menolong).

D. Neptu: 10, 14, 18

(Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage, Minggu Pahing, Jumat Kliwon, Sabtu Pahing, dll)

Jam Kedatangan Waktu Firasat (Ngalamate)
6 - 9 Ésuk Ana gawé (Ada perhelatan/kerjaan).
9 - 12 Lingsir Wétan Njaluk anak (Meminta anak/Mantu?).
12 - 3 Bedhug Nyalawadi (Mencurigakan).
3 - 6 Lingsir Kulon -

📝 Katrangan (Keterangan Cara Hitung)

Contoh: Ada tamu datang hari Jumuah Legi:

  1. Hitung Neptu: Jumuah (6) + Legi (5) = 11.
  2. Cek Kelompok: Angka 11 masuk ke kelompok A (7, 11, 15).
  3. Cek Jam: Jika tamu datang jam 8 pagi.
  4. Hasil: Lihat baris Jam 6-9 pada kelompok A = Njaluk rembug becik (Minta nasihat baik).

(Daftar angka Neptu Hari dan Pasaran dapat dilihat pada halaman awal kitab/halaman 7 No. 2)


📝 Catatan Penutup

Dokumen ini merupakan ekstraksi dari Primbon Betaljemur Adammakna halaman 172-174, mencakup:

  • Tolak bala hujan (Wong Lumaku)
  • Firasat pelangi/cahaya (Ngalamate Téja)
  • Firasat cuaca dari mendung dan kabut
  • Firasat menyalakan lampu
  • Firasat bentuk api lampu
  • Firasat kedatangan tamu berdasarkan hari dan arah
  • Firasat kedatangan tamu berdasarkan neptu dan jam

Sumber: Naskah asli Primbon Betaljemur Adammakna (PDF 173-175.pdf)

Status: ✅ Identik dengan PDF Asli

Peringatan: Ilmu ini merupakan warisan budaya Jawa yang mencerminkan pandangan dunia masyarakat Jawa tradisional. Sebaiknya dipelajari dengan bijaksana sebagai khazanah budaya, bukan sebagai panduan absolut dalam kehidupan modern.


Halaman 172-174