LAMPIRAN IV: SATO, ALAMAT OMAH, & PERHITUNGAN MALING

(Ekstraksi dari Halaman 197-201)


🐅 BAB: ALAMAT HEWAN MASUK PEKARANGAN

Pertanda (Ngalamat) dan Tolak Bala (Sidhekah) jika hewan liar masuk ke rumah/pekarangan (No. 260)

1. Hewan Berkaki Empat & Melata

Hewan Perwujudan Dewa Pertanda / Ngalamat Syarat Tolak Bala (Sidhekah)
Asu Ajag (Anjing Hutan) Bathara Darma Sangat Baik. Desa akan makmur (reja). Daging kerbau & sapi, uang satu ringgit. Jika tidak, akan ada wabah & kelaparan.
Celeng (Babi Hutan) Bathara Sadana Baik. Beras dan padi murah. Baju wulung (gelap), ikat kepala putih, uang satu ringgit. Jika tidak, akan ada bencana.
Macan (Harimau) Bathara Singajalma Buruk. Akan kedatangan musuh. Daging kerbau, sapi, kambing, dan uang 5 ringgit.
Kancil Bathara Panyarikan Baik. Pemilik rumah akan disukai orang besar/pejabat. Jenang dodol, jenang sungsum, jenang manggul, uang 70 dhuwit.
Kidang (Kijang) Bathara Panyarikan Baik. Akan disukai orang besar. Pisang, nasi kuning lengkap lauknya, uang 2 ringgit.
Kethek (Monyet) Bathara Guru Sangat Baik. Akan mendapat derajat/pangkat luhur. Pisang byar, gabu, lempeneng, ambon, raja, kluthuk, uang satu ringgit (diberikan ke pengamen/orang midang).
Lutung (Monyet Hitam) Bathara Narada Baik. Akan mendapat banyak harta. Segala jenis bunga, ayam kelabu, uang satu ringgit.
Ula (Ular) Bathara Basuki Baik. Akan dihormati dan disegani orang banyak. Beras, emping, dan uang satu ringgit.

2. Burung (Unggas)

Burung Perwujudan Dewa Pertanda / Ngalamat Syarat Tolak Bala (Sidhekah)
Gagak (Hinggap diam tak bersuara) Bathara Baruna Baik. Kebutuhan dicukupi orang lain. Daging dan uang satu ringgit.
Jalak (Hinggap di atap) Bathara Brama Baik. Pemilik rumah akan jadi Mantri (Pejabat). Kain jarik selembar, uang satu ringgit.
Engkuk Bathara Pritanjala Baik. Akan mendapat harta (srama). Daging kerbau dan uang satu ringgit.
Deruk (Tekukur) Bathara Kala Buruk. Akan menemui bahaya/kesulitan. Daging kerbau dan uang satu ringgit.
Rangkok (Hinggap di rumah/tanaman) Bathara Bayu Baik. Akan naik derajatnya. Kain jarik bagus selembar, uang satu ringgit.

🐛 BAB: SERANGGA & PERTANDA TUMBUHAN

Tafsir kejadian aneh di dalam rumah (No. 261-268)

A. Serangga & Binatang Kecil

  1. Tawon (Lebah):

    • Di Pagar/Tanaman: (Bathara Kuwera) Akan kedatangan harta benda. Syarat: Gula Jawa, jarik, uang.
    • Di Dalam Rumah/Dapur: (Bathara Gana) Akan digurui/dihormati orang banyak. Syarat: Daging mentah, kain putih, uang.
  2. Rayap (Laron/Termite):

    • Di Kamar Tidur: Hidup enak, kaya rejeki, disegani.
    • Di Kuburan Leluhur: Anak cucu akan hidup enak dan berpangkat.
  3. Kemangga (Laba-laba): Jika melihat laba-laba berkaki lengkap 8, akan mendapat uang.

  4. Kupu Putih Kecil: Jika datang malam hari, alamat baik (senang hati/rejeki).

  5. Tikus Clurut: Jika menghuni rumah, alamat baik (kaya rejeki).

  6. Kinjeng Tangis (Capung): Alamat buruk (akan prihatin).

B. Tumbuhan (Thuthukulan)

  1. Jamur Tumbuh (di kamar/dapur): Akan dapat anugerah dan disayang atasan. Syarat sidhekah: Sesukanya + uang satu ringgit. Peringatan: Jika tidak bersedekah, akan dijauhi sanak saudara.

  2. Rumput Tumbuh di Dalam Rumah: Akan bercerai atau lambat jodoh.

  3. Biji Sayur Tumbuh di Dalam Rumah: Dapat uang tapi cepat habis.

  4. Biji Buah Tumbuh di Dalam Rumah: Akan mendapat keuntungan (laba).


🕵️‍♂️ BAB: PERHITUNGAN MALING (DURJANA)

Cara menghitung keberhasilan pencuri/kriminal berdasarkan Weton (Hitungan Primbon Jawa) - (No. 269-272)

1. Rumus Weton Lahir (Pencuri vs Hari Mencuri) - (No. 269)

Rumus: (Neptu Weton Lahir Maling + Neptu Hari Mencuri) dibagi 3

  • Sisa 0 (Habis): Gagal (Ora oleh).
  • Sisa 1: Berhasil (Bisa oleh).
  • Sisa 2: Belum pasti berhasil (Durung mesthi oleh).

2. Rumus Nama Desa (Hari Mencuri vs Huruf Desa) - (No. 270)

Rumus: (Neptu Hari Mencuri + Neptu Huruf Depan Nama Desa) dibagi 3

Contoh: Jumat Legi (11) + Desa Huruf 'Ka' (5) = 16. Dibagi 3 sisa 1

  • Sisa 0 (Habis): Berhasil (Bisa oleh).
  • Sisa 1: Gagal atau Mati (Ora oleh / Tiwas).
  • Sisa 2: Belum pasti atau Tertangkap (Bisa kacekel).

3. Waktu & Arah Masuk (Sa'at Dina) - (No. 271)

Tabel ini menentukan nasib maling berdasarkan Jam beraksi dan Arah Masuk ke pekarangan.

Kode Waktu (Jam):

  • L (Lara): Gagal/Sakit.
  • S (Sampur): Dapat sedikit.
  • A (Ayu): Sukses (hampir pasti).
  • B (Boga): Pasti dapat banyak.
  • P (Pati): Mati/Celaka.

Kode Arah Masuk (Timur/Selatan vs Barat/Utara):

  • SG (Srigumelar): Berhasil.
  • SL (Srilungguh): Hampir pasti berhasil.
  • K (Kukuh): Gagal (Kuat pertahanannya).
  • KL (Kalaluwang): Gagal total & Tertangkap.

4. Perhitungan Berdasarkan Tanggal (Bulan Jawa) - (No. 272)

Menentukan nasib berdasarkan Tanggal vs Jam Operasi.

Kelompok Tanggal Nasib / Watak Waktu
Tanggal 1, 6, 11, 16, 21, 26 Pola: Pangkalan → Sonya → Rajeg → Julung → Mulung
Tanggal 2, 7, 12, 17, 22, 27 Pola: Mulung → Pangkalan → Sonya → Rajeg → Julung
Tanggal 3, 8, 13, 18, 23, 28 Pola: Julung → Mulung → Pangkalan → Sonya → Rajeg
Tanggal 4, 9, 14, 19, 24, 29 Pola: Rajeg → Julung → Mulung → Pangkalan → Sonya
Tanggal 5, 10, 15, 20, 25, 30 Pola: Sonya → Rajeg → Julung → Mulung → Pangkalan

Arti Istilah:

  • Julung & Mulung: Berhasil (Bisa oleh).
  • Sonya & Rajeg: Gagal (Ora oleh).
  • 💀 Pangkalan: Tertangkap atau Mati (Kapikut/Tiwas).

📝 Catatan Penutup

Dokumen ini merupakan ekstraksi dari Primbon Betaljemur Adammakna halaman 197-201, mencakup:

  • Alamat hewan masuk pekarangan (berkaki empat dan burung)
  • Pertanda serangga dan tumbuhan di dalam rumah
  • Perhitungan keberhasilan pencuri berdasarkan weton, nama desa, waktu, dan tanggal

Sumber: Naskah asli Primbon Betaljemur Adammakna (PDF 200-204.pdf)

Status: ✅ Identik dengan PDF Asli

Peringatan: Ilmu ini merupakan warisan budaya Jawa yang mencerminkan pandangan dunia masyarakat Jawa tradisional. Sebaiknya dipelajari dengan bijaksana sebagai khazanah budaya, bukan sebagai panduan absolut dalam kehidupan modern.


Halaman 197-201