LAMPIRAN IV: GRIYA & PAGAWEAN (RUMAH & PEKERJAAN)

(Ekstraksi dari Halaman 130-136)


⏳ BAB 8: SA'AT SABARANG GAWE (WAKTU UNTUK SEGALA PEKERJAAN)

Menentukan waktu baik berdasarkan tanggal dan jam (No. 166)

1. Tabel Pembagian Waktu (Nama Nabi)

Setiap kelompok tanggal memiliki siklus waktu yang dinamai berdasarkan nama Nabi/Malaikat. Waktu dibagi menjadi 5 periode dalam sehari.

Kelompok Tanggal Pagi - 08.23 08.24 - 10.47 10.48 - 13.11 13.12 - 15.35 15.36 - 17.50
1, 6, 11, 16, 21, 26 Akhmad Jabarail Ibrahim Yusup Ngijrail
2, 7, 12, 17, 22, 27 Jabarail Ibrahim Yusup Ngijrail Akhmad
3, 8, 13, 18, 23, 28 Ibrahim Yusup Ngijrail Akhmad Jabarail
4, 9, 14, 19, 24, 29 Yusup Ngijrail Akhmad Jabarail Ibrahim
5, 10, 15, 20, 25, 30 Ngijrail Akhmad Jabarail Ibrahim Yusup

2. Kualitas Waktu

  • Akhmad: Becik (Baik) untuk segala jenis pekerjaan.

  • Jabarail: Sedheng (Sedang). Jika berperang, gunakan pakaian serba hijau.

  • Ibrahim: Ala banget (Sangat Buruk) untuk pekerjaan umum. Namun baik untuk membunuh, berburu, atau mencari ikan. Jika mengadu orang (perang tanding), gunakan pakaian serba merah.

  • Yusup: Ada baik dan ada buruknya (Campur). Jika mengadu orang, harus menghadap ke arah Selatan-Timur (Kidul Ngetan).

  • Ngijrail: Ala banget (Sangat Buruk), kualitasnya sama dengan waktu Ibrahim.


🏡 BAB 9: PAMILIHING DESA (MEMILIH TEMPAT TINGGAL)

Mencocokkan nama orang dengan nama desa untuk mengetahui nasib di tempat tersebut (No. 167)

Cara Perhitungan

  1. Ambil huruf aksara Jawa terdepan dan terakhir dari nama sendiri.
  2. Cocokkan dengan aksara terdepan dan terakhir dari nama Desa.
  3. Jumlahkan neptu aksara-aksara tersebut.
  4. Bagi hasil penjumlahan dengan angka 5.
  5. Lihat sisa pembagiannya.

Arti Hasil Perhitungan

Sisa Pembagian Nama Arti
1 Sonya Tidak punya rejeki (Kosong).
2 Antaka Sering disusahkan (Mati/Sial).
3 Donya Banyak rejekinya (Harta).
4 Pandhita Tentrem (Damai/Tenang).
0 (Habis) Ratu Kajen keringan (Dihormati/Berwibawa).

Contoh Perhitungan:

  • Nama Orang (Huruf Depan + Belakang) = Neptu 8
  • Nama Desa (Huruf Depan + Belakang) = Neptu 5
  • Total = 13
  • 13 ÷ 5 = Sisa 3
  • Hasil: Jatuh pada Donya (Banyak rejeki)

⛰️ BAB 10: PAMILIHING PAKARANGAN (WATAK TANAH)

Memilih tanah berdasarkan kontur dan ciri fisiknya (No. 168)

A. Kontur Tanah (Berdasarkan Kemiringan & Bentuk)

No Nama Ciri Kontur Watak/Nasib Tolak Bala
1 Manikmulya Miring ke Timur Hilang penyakit, banyak rejeki, selamat, ayem. Tanam pohon Cocorbebek di pojok Barat.
2 Sri Sadana Miring ke Barat Sering ribut, bertengkar, banyak penyakit. Tanam Pisang Kluthuk di pojok Timur.
3 Gelagah Miring ke Selatan Hilang hartanya, sering ada kematian. Pendam bara api di tengah pekarangan, baca Kulhu & Birobinasi.
4 Indraprastha Miring ke Utara Apa yang diinginkan jadi, kekayaan menurun ke anak cucu. -
5 Darmalungit Miring Timur & Barat (tengah menonjol seperti punggung sapi) Akan kedatangan banyak harta. -
6 Sekarsinom Miring Selatan, di Selatannya ada Rawa Kaya harta tapi sering kehilangan. Tanam pohon Asem dan Delima.
7 Danarasa Tinggi Barat, Rendah Utara Banyak istri dan banyak harta. -
8 Srinugraha Tinggi Barat, Rendah Timur Mendapat berkah besar. -
9 Kalawisa Tinggi Timur, Rendah Barat Selalu sakit-sakitan, sering ada kematian. -
10 Wisnumanitis Menggulung ke Utara Banyak rejeki menurun ke anak cucu. -
11 Siwaboja Menggulung ke Selatan Selalu kena godaan kerusakan. -
12 Branapadem Rata, ada pelangi merah kekuningan Tanah sangar (panas), sering ada kematian. -
13 Endragana Rata, ada pelangi hijau kelam Rahayu slamet (Selamat). -
14 Kawula Katubing Bala Dikelilingi Gunung Kaya harta. -
15 Sigarpenjalin Dikelilingi Air Sering bertengkar. Pendam air di tengah pekarangan.
16 Asunggelak Baratnya ada Gunung Sering diamuk orang. Lempar gumpalan tanah (lungka).
17 Singameta Ikut aliran air Sakit-sakitan (geringen). Pendam batu di tengah pekarangan, baca Al-Fatihah.
18 Suniyalayu Di atas dikepung lembah Banyak anak. -
19 Srimangepel Diapit air, sisinya lembah Kaya beras dan padi. -
20 Lamurwangke Diapit Gunung Disukai hewan ternak (kerbau, sapi, kuda). -
21 Arjuna Miring ke Timur, Utara & Selatan ada Gunung Berhati besar, dihormati. -
22 Tigawarna Dikelilingi gunung dan bayangan gunung Ayem tentrem, ahli bertapa. -

B. Ciri Fisik Tanah (Warna, Rasa, Bau)

Warna Rasa Bau Watak
Putih Manis Wangi Bagus, akan datang banyak harta.
Hijau Manis-Pedas Banger (busuk air) Lebih bagus, kaya dan selamat.
Merah Manis, Pedas - Baik, kaya hewan ternak.
Hitam Pahit Amis Sangat Buruk, tempat setan.

🛡️ BAB 11: PANAWARAN & TOLAK BALA

1. Mantra Lemah Sangar (Menetralkan Tanah Angker) - (No. 169)

Digunakan untuk menetralkan tanah angker atau kayu yang memiliki energi aneh.

Cara Penggunaan:

  • Baca mantra sambil menahan napas.
  • Ludahi tanah/kayu sebanyak 3 kali.

Mantra:

Bismillah...
Nyawa sejati, sukma sejati...
Ambyah kumel.

Lanjutan:

Badanku badan rohani,
Pinernahake ing sagara...

Tujuan: Agar orang jahil jadi sabar, selamat tanpa daya.

2. Ritual Tumbal Omah (Pagar Gaib) - (No. 170)

Persyaratan:

  • Puasa 2 hari.
  • Pati Geni (tidak makan/tidur/terkena cahaya) sehari semalam.

Media:

  • Garam 4 genggam.

Cara Pelaksanaan:

  • Pada jam 1 malam, kelilingi rumah sebanyak 4 kali.
  • Sambil mengelilingi, tabur garam sedikit demi sedikit hingga habis.
  • Baca mantra sambil menabur garam.

Mantra:

Danyang smara bumi,
Ingsun pakuning bumi...
Sira manggona ing pernah pojok papat...

Penutup:

  • Duduk di belakang rumah menghadap searah hadap rumah.
  • Heningkan cipta sampai mendapat isyarat (alamat) boleh makan/tidur.
  • Jika belum ada isyarat, tunggu sampai fajar.

3. Mengusir Setan - (No. 171)

Persyaratan:

  • Puasa 3 atau 7 hari (tidak tidur).
  • Baca shalawat 100 kali: "Astaghfirullah hal'adzim".

Mantra:

Ya dayina yani yanu yamarkaba...

Jimat:

  • Tulis rajah Arab pada kertas.
  • Tanam di 4 pojok rumah.

🧭 BAB 12: ADHEPING OMAH (ARAH HADAP RUMAH)

Menentukan arah hadap rumah terbaik berdasarkan Neptu (Hari Lahir + Pasaran) - (No. 172)

Jumlah Neptu Arah Hadap Terbaik
7, 8 Ngalor (Utara) atau Ngetan (Timur)
9, 13, 14, 18 Ngalor (Utara) atau Ngetan (Timur)
10, 15 Ngidul (Selatan) atau Ngetan (Timur)
11, 12, 16 Ngidul (Selatan) atau Ngulon (Barat)
17 Ngalor (Utara) atau Ngulon (Barat)

🔨 BAB 13: WAKTU MEMULAI PEKERJAAN

Jam terbaik untuk memulai pekerjaan agar cepat selesai dan hasilnya baik (No. 173)

Hari Jam Mulai yang Baik
Ahad Jam 6, 7, 11, 1, 5 sore
Senin Jam 8, 10, 1, 3, 5 sore
Selasa Jam 7, 10, 12, 2, 5 sore
Rabu Jam 7, 9, 11, 2, 4 sore
Kamis Jam 8, 11, 1, 3, 4 sore
Jumat Jam 8, 10, 12, 3, 4 sore
Sabtu Jam 7, 9, 12, 2, 4 sore

📅 BAB 14: WAKTU MEMBANGUN & PINDAH RUMAH

A. Berdasarkan Bulan Jawa (Sasi) - (No. 174)

Bulan Membangun Rumah Memperbaiki (Mayu) Pindah Rumah (Ngelih)
Sura Susah, kebakaran, cepat pindah. Hura-huru (kekacauan). Tidak bisa tidur, banyak celaka.
Sapar Banyak pembantu tapi ada kerusakan. Banyak orang berbakti. Banyak orang takut.
Mulud Sakit-sakitan, cepat mati suami-istri. Cepat meninggal dunia. Banyak halangan, kerusakan, mati.
Bakdamulud Rahayu Tulus (Baik). Rahayu (Baik). Banyak yang sayang/asih.
Jumadilawal Banyak fitnah/racun. Banyak yang mengabdi tapi sulit. Sakit-sakitan (Gering).
Jumadilakir Kerap didatangi saudara, senang tapi tak lama. Sakit-sakitan. Akhirnya buruk, sakit-sakitan.
Rejeb Tidak baik, tapi bagus untuk ternak berkaki empat. Segala hal tidak benar. Bakal mendapat kekayaan.
Ruwah Ditakuti sesama tapi miskin. Dikasihi orang, selamat tapi miskin. Dikasihi sesama.
Pasa Kaya emas picis (uang). Luwih utama (Sangat baik). Sering dapat harta.
Sawal Sering pindah jauh, bertengkar. Banyak yang sedang-sedang saja. Cepat kebakaran, dibunuh orang.
Dulkangidah Kaya rejeki suci. Dianiaya saudara, sering marah. Dikasihi atasan, tapi dianiaya saudara.
Besar Kaya kerbau/sapi, selamat. Dapat harta benda. Bakal dapat kerbau/sapi.

B. Berdasarkan Mangsa (Musim) - (No. 175)

Mangsa Membangun Rumah Memperbaiki (Mayu) Pindah Rumah
1 (Kasa) Becik (Baik). Wareg Slamet (Kenyang selamat). Rahayu Slamet (Baik).
2 (Karo) Ala (Buruk). Bertengkar dengan saudara. Digunjing orang jahat.
3 (Katelu) Ala Banget (Sangat Buruk). Kebakaran/Kemalingan. Kemalingan.
4 (Kapat) Luwih Becik (Sangat Baik). Lebih Prayoga, disukai orang. Rahayu anak cucu.
5 (Kalima) Becik (Baik). Rahayu slamet, banyak keturunan. Bakal nemu ala (keburukan).
6 (Kanem) Becik (Baik). Dihormati anak cucu. Pemilik rumah disambar petir.
7 (Kapitu) Ala (Buruk). Banyak masalah/perkara. Banyak rejeki, tapi suka cari perkara.
8 (Kawolu) Ala (Buruk). Istri meninggal/cerai. Suka wirya, tapi istri meninggal.
9 (Kasanga) Ala (Buruk). Sering sedih sebelum atap diganti. Susah terus menerus (mindeng).
10 (Kasapuluh) Becik (Baik). Lebih dari baik. Lebih prayoga, senang terus.
11 (Dhesta) Sakit tanpa obat. Mati suami-istri (sakloron). Mati suami-istri.
12 (Sada) Ala (Buruk). Susah, pisah dengan istri. Niat jahat gagal, akhirnya malu.

🔢 BAB 15: PETUNGAN NEPTU RUMAH

Perhitungan nasib berdasarkan penjumlahan Neptu Hari + Pasaran saat memulai

Catatan Penting

Untuk perhitungan Membangun Rumah (Pola 1), nilai Neptu Hari berbeda dari standar:

  • Ahad: 6, Senin: 4, Selasa: 3, Rabu: 6, Kamis: 5, Jumat: 7, Sabtu: 8
  • Neptu Pasaran tetap: Kliwon 8, Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4

1. Pola GURU-RATU-ROGOH-SEMPOYONG (Membangun & Pindah Rumah) - (No. 176)

Jumlahkan Neptu Hari (khusus) + Pasaran, lalu bagi 4

Sisa Nama Arti
1 Guru Dihormati, rejeki lancar, jauh dari bahaya.
2 Ratu Disegani, jauh dari bahaya, rejeki mengalir.
3 Rogoh Sering kemalingan.
0 Sempoyong Sering susah, sakit-sakitan.

2. Pola KERTA-YASA-CANDHI-ROGOH-SEMPOYONG (Mendirikan/Memperbaiki) - (No. 177)

Jumlahkan Neptu Hari (standar) + Pasaran, lalu bagi 5

Sisa Nama Arti
1 Kerta Dapat kekayaan.
2 Yasa Bisa kuat.
3 Candhi Rahayu slamet (Selamat).
4 Rogoh Sering kehilangan.
0 Sempoyong Sering pindah jauh atau tidak awet.

3. Pola SRI-KITRI-WERDI-CANDHI-ROGOH-SEMPOYONG (Alternatif Mendirikan) - (No. 178)

Jumlahkan Neptu Hari (standar) + Pasaran, lalu bagi 6

Sisa Nama Arti
1 Sri Banyak tamu (rejeki).
2 Kitri Karejeken (Murah rejeki).
3 Werdi Banyak anak.
4 Candhi Dihormati (Keringan).
5 Rogoh Sering kemalingan.
0 Sempoyong Sering ada kematian.

4. Pola KERTA-YASA-ROGOH-SEMPOYONG (Khusus Pindah Rumah) - (No. 179)

Jumlahkan Neptu Hari (standar) + Pasaran, lalu bagi 4

Sisa Nama Arti
1 Kerta Kajen keringan (Dihormati).
2 Yasa Tentrem (Damai).
3 Rogoh Sering kemalingan.
0 Sempoyong Sering pindah.

📝 Catatan Penutup

Dokumen ini merupakan ekstraksi dari Primbon Betaljemur Adammakna halaman 130-136, mencakup:

  • Sa'at Sabarang Gawe (Waktu untuk segala pekerjaan)
  • Pamilihing Desa (Memilih tempat tinggal)
  • Pamilihing Pakarangan (Watak tanah)
  • Panawaran & Tolak Bala (Mantra dan ritual)
  • Adheping Omah (Arah hadap rumah)
  • Waktu memulai pekerjaan
  • Waktu membangun & pindah rumah
  • Petungan Neptu Rumah

Sumber: Naskah asli Primbon Betaljemur Adammakna (PDF 131-137.pdf)

Status: ✅ Identik dengan PDF Asli

Peringatan: Ilmu ini merupakan warisan budaya Jawa yang mencerminkan pandangan dunia masyarakat Jawa tradisional. Sebaiknya dipelajari dengan bijaksana sebagai khazanah budaya, bukan sebagai panduan absolut dalam kehidupan modern.


Halaman 130-136