📜 LAMPIRAN III: SANGAR, SA'AT IJAB, & RITUAL MANTU

(Ekstraksi Lengkap dari Kitab Primbon Betaljemur Adammakna Halaman 20 - 29)


⚠️ BAB 5: PANTANGAN TANGGAL & BULAN (SANGAR)

Daftar tanggal dan bulan yang wajib dihindari untuk pernikahan agar tidak celaka.

1. Sangaring Tanggal

Dilarang untuk mantu (pernikahan) dan keperluan besar lainnya.

Bulan Tanggal Sangar Bulan Tanggal Sangar
Sura 18 Rejeb 18
Sapar 10 Ruwah 26
Mulud 8 Pasa 24
Rabingulakir 28 Sawal 2
Jumadilawal 28 Dulkaidah 28
Jumadilakir 18 Besar -

2. Bangas Padéwan

Sangat ampuh (berbahaya), jika dilanggar akan menemui kesusahan.

Bulan Tanggal Bangas Bulan Tanggal Bangas
Sura 11 Rejeb 13, 27
Sapar 20 Ruwah 4, 28
Mulud 1, 15 Pasa 7, 9, 20
Rabingulakir 10, 20 Sawal 10
Jumadilawal 10, 11 Dulkaidah 2, 22
Jumadilakir 10, 14 Besar 6, 20

3. Taliwangké (Bulan & Hari)

Pasangan bulan dan hari yang tidak boleh dipakai untuk mantu.

Bulan Hari Pantangan (Taliwangké)
Dulkaidah, Jumadilawal Senin Kliwon
Besar, Jumadilakir Selasa Legi
Sura, Rejeb Rabu Pahing
Sapar, Ruwah Kamis Pon
Mulud, Pasa Jumat Wage
Rabingulakir, Sawal Sabtu Kliwon

4. Watak Bulan untuk Pernikahan (Ijab)

  • Sura & Sapar: Tukar padu (bertengkar), nemu kerusakan (Jangan dilanggar).
  • Mulud: Salah satu mati (Jangan dilanggar).
  • Rabingulakir & Jumadilawal: Sering jadi bahan pembicaraan buruk, sering kehilangan, banyak musuh (Boleh dilanggar/sedang).
  • Jumadilakir: Kaya mas perak (Sangat Baik).
  • Rejeb: Banyak anak dan selamat (Sangat Baik).
  • Ruwah: Rahayu/selamat segalanya (Sangat Baik).
  • Pasa: Celaka besar (Jangan dilanggar).
  • Sawal & Dulkaidah: Kekurangan, banyak utang, sakit-sakitan, sering bertengkar (Jangan dilanggar).
  • Besar: Kaya, mendapat kebahagiaan (Sangat Baik).

Catatan Penting: Bulan yang paling baik adalah Jumadilakir, Rejeb, Ruwah, dan Besar. Syarat utamanya: di dalam bulan tersebut harus ada hari Selasa Kliwon (Anggara Kasih) atau lebih baik lagi jika ada Jumat Kliwon.


🔮 NO. 34: PAMILIHING DINA IJAB (PREDIKSI NASIB PERNIKAHAN)

Prediksi nasib berdasarkan pertemuan hari dan urutan minggunya (1-5).

Hari Ke-1 Ke-2 Ke-3 Ke-4 Ke-5
Jumat Harja (Selamat) Satru Allah Pati Begja Oleh anak
Sabtu Tuna luput Satru Allah Nepsu gedhe Harja Begja
Ahad Tuna luput Harja Pati Begja/Harja Dosa gedhe
Senin Satru Allah Harja Kaget/Dosa Begja/Harja Suka/Susah
Selasa Tuna luput Suka gedhe Kaget Harja Karta
Rabu Suka gedhe Harja Pati Harja Satru Allah
Kamis Tuna luput Satru Allah Harja Oleh sanak Jro pati

Keterangan: Kolom 1, 2, 3, 4, 5 maksudnya adalah urutan hari tersebut dalam satu bulan. Contoh: Jumat pertama (tgl 1-7), Jumat kedua (tgl 8-14), dst. Disarankan mencari hari yang jatuhnya "Harja" atau "Begja".


⏱️ BAB 6: SA'AT (WAKTU) IJAB PENGANTEN

Menentukan jam terbaik untuk akad nikah agar selamat dan rejeki lancar.

Metode 1: Berdasarkan Tanggal & Pasaran (Paling Umum)

Caranya: Lihat tanggal Jawa (1-5, 6-10, dst) dan Pasaran harinya.

Jam (Waktu) Kualitas Waktu Keterangan
06.00 - 08.23 Slamet (Akhmad) Sangat Baik
08.25 - 10.11 Pangkalan (Jabarail) Buruk (Halangan)
10.12 - 13.11 Pacekwesi (Ibrahim) Sedang/Buruk
13.12 - 15.35 Pitutur (Yusup) Baik (Nasihat)
15.36 - 17.59 Rejeki (Ngijrail) Sangat Baik (Pedagang cocok pakai ini)

Tabel rotasi berdasarkan pasaran:

  • Jika Legi: Jam 06.00 (Pitutur), 08.25 (Rejeki), 10.12 (Slamet).
  • Jika Paing: Jam 06.00 (Rejeki), 08.25 (Slamet).
  • Jika Pon: Jam 06.00 (Slamet), 15.36 (Rejeki).
  • Jika Wage: Jam 06.00 (Pangkalan), 13.12 (Rejeki), 15.36 (Slamet).
  • Jika Kliwon: Jam 06.00 (Pacekwesi), 10.12 (Rejeki), 13.12 (Slamet).

Metode 2: Berdasarkan Tanggal Saja

Jika tanggal jatuh pada: 5, 10, 15, 20, 25, 30.

  • Jam Baik: 10.48 - 13.11 (Slamet).
  • Jam Sedang: 13.12 - 15.35 (Rejeki).
  • Jam lainnya buruk.

Metode 3: Berdasarkan Ndadariné Lintang Suhara (No. 37)

(Jarang digunakan, namun tersedia sebagai opsi)

Hari Jam Siang Jam Malam
Ahad 07.00 - 12.00 -
Senin 11.00 09.00 - 04.00
Selasa 08.00 - 03.00 -
Rabu 12.00 10.00 - 05.00
Kamis 07.00 - 02.00 -
Jumat 06.00 - 01.00 -
Sabtu 10.00 - 06.00 08.00 - 03.00

Catatan: Primbon menyebutkan cara ini "durung patiya kelumrah" (belum terlalu umum dipakai), yang umum adalah Metode 1 & 2.


🎋 BAB 7: TARUB & PANGANGGO (DEKORASI & PAKAIAN)

1. Menentukan Hari Pasang Tarub

  • Berdasarkan Neptu (Hari+Pasaran):

    • Baik (Ayem Tentrem/Luhur): Neptu 7, 13, 16.
    • Buruk (Bencana/Seluman): Neptu 8, 9, 10, 11, 12, 14, 15, 17, 18.
    • Contoh: Jumat Pon (6+7=13) adalah hari baik.
  • Berdasarkan Tanggal (Metode Utama):

    • Tanggal Baik: 4, 9, 14, 19, 24, 29 (Slamet & Sempulur Rejeki).
    • Tanggal Buruk: 5, 10, 15, 20, 25, 30 (Sampyuh/Pati/Kematian).
  • Berdasarkan Tanggal (Metode Alternatif - No. 41):

    • Tanggal 1, 2, 15, 16, 29, 30: Kagunganing Ratu / Jala (Hati-hati/Buruk).
    • Tanggal 8, 9, 22, 23: Seluman Lanang (Buruk).
    • Tanggal 3, 10, 17, 24: Seluman Wadon (Buruk).
    • Tanggal 4, 5, 11, 12, 18, 19, 25, 26: Rahayu Seneng / Tentrem (Sangat Baik).
    • Tanggal 6, 7, 13, 14, 20, 21, 27, 28: Pati Lanang / Pati Wadon (Sangat Buruk).

2. Aturan Pakaian (Panganggo)

  • Saat Tarub: Ibu & Bapak memakai jarik Cakarayam, sabuk Sindur, kemben Sindur.
  • Saat Midodareni: Ibu & Bapak ganti jarik Truntum, sabuk & kemben tetap Sindur. Pengantin memakai jarik Truntum.
  • Saat Ijab: Orang tua tetap pakai Truntum & Sindur.
  • Saat Panggih (Temu): Orang tua boleh pakai jarik bebas, tapi sabuk & kemben tetap Sindur.

🥘 BAB 8: SLAMETAN PANGANTEN (SESAJI)

Daftar makanan selamatan dan tujuannya.

No Wujud Makanan / Sesaji Tujuan Memule (Penghormatan)
1 Apem, Ketan, Kolak Memule Leluhur
2 Sega Adhem-adheman (Nasi wajar, sayuran, telur rebus, tanpa garam) Panuwun Katentreman (Mohon damai)
3 Sega Golong Lulut (Nasi bulat, alas & tutup telur dadar) Panuwun kumpuling kawula gusti
4 Sega Gebuli (Lauk telur utuh goreng, bawang utuh goreng, ayam goreng, wedang bubuk) Memule Syekh Abdulkadir Jaelani
5 Ketan Salak Memule K.P. Senapati
6 Bakaran iwak (ikan) & hati candu Memule Kang Rumeksa Gilang
7 Ketan Salak & Telur ayam pindang Memule K.S. Agung
8 Kolak Kencana (Pisang mas utuh dengan kulitnya dikolak) Memule K. Ratu Kidul
9 Ketan Punar (Ketan kuning, enten-enten, tutup telur dadar) Memule Panembahan Bodho
10 Dhawet, Rujak Degan, Ketan Mancawarna (5 warna) Memule Hyang Antaboga & Mohon kesehatan
13 Arang-arang Kambang (Nasi kering goreng, gula santen, ketan hitam) Memule "Kang Rupa Angin"
14 Jangan Padhamara & Jongkong Penyuwunan Guyub Rukun
15 Tumpeng Robyong (Tumpeng ditusuk telur rebus, trasi bakar, bawang, lombok, sayuran penuh) Mohon keselamatan segalanya
16 Sega Walimah (Sega Punar) Khusus saat Ijab Penganten
17 Jenang Pliringan, Jenang Palang, Jenang Baning Memule Abubakar, Usman, Umar, Ali

CATATAN PENUTUP

Dokumen ini merupakan salinan lengkap dari halaman 20-29 Primbon Betaljemur Adammakna yang mencakup:

  • Pantangan tanggal dan bulan untuk pernikahan (Sangar)
  • Prediksi nasib berdasarkan hari ijab
  • Penentuan waktu/jam akad nikah (3 metode)
  • Aturan pemasangan tarub dan pakaian
  • Daftar sesaji dan selamatan

Semua metode perhitungan dan aturan di atas merupakan warisan budaya Jawa yang sebaiknya dipahami dengan bijaksana dan tetap mengutamakan nilai-nilai agama serta keyakinan masing-masing.

Dokumen ini telah dikompilasi lengkap untuk keperluan studi dan pelestarian budaya.